Jumat, 29 April 2016

Contoh Organisasi yang sedang mengalami konflik dan Strategi memecahkan permasalahan tersebut


1.     Organisai yang sedang mengalami konflik
Ojek Online (GoJek,GrabBike) dan Ojek Konvensional

2.     Strategi memecahkan konflik tersebut

Kalau menurut saya cara mengatasi konflik tersebut sedikit rumit karna kalau misalnya ojek online di tiadakan imbasnya akan banyak orang yang bekerja atau mencari nafkah di perusahaan ojek online itu akan berhenti bekerja dan jadinya makin bertambah banyak jumlah pengangguran di Indonesia. Jadi menurut saya ojek online tidak perlu ditiadakan hanya saja pertauran nya saja yang diganti, yang tadinya perusahaan ojek online tersebut tidak membayar pajak kepada Negara sehingga konsumen membayar lebih murah dibandingkan ojek konvensional, sekarang perusahaan ojek online tersebut harus bayar pajak sehingga bisa saja konsumen bisa bayar sama seperti ojek konvensional. Sebenernya ojek konvensional merasa rugi karna sekarang konsumen lebih memilih beralih menggunakan ojek online dibandingkan ojek bisa alasannya karna lebih murah dan lebih gampang pesannya. 

Jumat, 01 April 2016

Mengklasifikasikan kegiatan-kegiatan dalam Organisasi

Ruang Lingkup Organisasi dan Metode
A. Sifat dan maksud organisasi dan metode
 Sebelum membahas apa saja yang termasuk dalam ruang lingkup organisasi
 metode, kita akan membahas apa yang menjadi sifat dan maksud organisasi metode.
 Karena ruang lingkup organisasi metode akan menyangkut efisiensi prosedur tata
 cara kerja yang dipakai dalam melaksanakan fungsi fungsi menejemen. Sedangkan
 pengertian organisasi dan metode, antara manajemen , organisasi, dan tata cara
 kerja merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, artinya kalau tata cara
 kerjanya sudah efisien maka diharpkan kegiatan pelaksanaan fungsi fungsi
 manajemen dalam organisasi akan berjalan lancar. Jadi dalam hal ini sifat dan
 maksud organisasi metode adalah pelayanan terhadap manajer dan administrasi
 yang berusaha memajukan tata cara kerja yang dipegunakan untuk pencapaian
 efisiensi yang maksimal pada organisasi tersebut.
 B. Pengertian efisien
 Efisien adalah perbandingan terbalik atau rasionalitas antara hasil yang
 diperoleh ata output dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber daya dan waktu
 yang akan digunakan.
 Jika dirumuskan :
Efisien = output
input
 Efisien harus diperhatikan benar benar karena merupakan syarat dan tujuan
 pada pelaksanaan kerja, sehingga organisasi dan metode sebagai bantuan secara
 teknis dan praktis dalam melaksanakan fungsi manajemen bisa memanfaatkan
 sumber sumber yang tersedia secara maksimal.
Syarat pencapaian efisien dalam organisasi dan metode adalah :
 1. Pencapaian target haruslah berhasil guna, maksudnya target sesuai dengan
 waktu yang telah di tetapkan, tetapi mutu dari hasil kerja tersebut juga harus
 diperhatikan.
 2. Ekonomis artinya dalam pencapaian effective (berhasil guna) penggunaan
 sumber daya (biaya, tenaga, material, peralatan, dan waktu) digunakan setepat
 tepatnya.
 3. Pelaksanaan kerja bisa dipertanggung jawabkan
 4. Harus benar benar mencerminkan pembagian kerja yang nyata karena adanya
 keterbatasan kemampuan perseorangan
 5. Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab, artinya antara wewenang dan
 tanggung jawab yang dibebankan harus seimbang.
 6. Prosedur kerja yang praktis, dapat dikerjakan dan dapat dilaksanakan. Hal ini
 untuk mencerminkan bahwa organisasi dan metode adalah kegiatan yang praktis
 maka targetnya adalah efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat
 dipertanggung jawabkan, serta pelayanan yang memuaskan.
Cara peningkatan efisiensi kerja :
 1. Pelaksanaan fungsi manajemen secara tepat
 2. Pemanfaatan sumber daya ekonomi yang tepat
 3. Pelaksanaan fungsi fungsi organisasi sebagai alat pencapai tujuan yang setepat
 tepatnya.
 4. Pengarahan dan dinamika organisasi dilakukan untuk pengembangan dan
 kemajuan yang berkesinambungan.
 C. Ruang lingkup organisasi dan metode
 Dengan melihat maksud dan sifat organisasi dan metode merupakan
 pelayanan bagi manajer dan addministrasi dalam melaksanakan fungsi manajemen
 maka organisasi dan metode merupakan bantuan teknis dan praktis dalam
 pelaksanaan teori teori organisasi dan manajemen dengan setepat tepatnya.
 Maka dari sifat dan maksud organisasi dan metode dapat dipahami ruang
 lingkupnya adalah hal hal yang menyangkut bidang bidang khusus dari organisasi
 dan manajemen yang detail dan luas scope nya.
Kegiatan kegiatan yang termasuk kedalam scope organisasi dan metode adalah :
 1. Analisis organisasi (organization analysis)
 2. Komunikasi dalam organisasi (communication in the organization)
 3. Tata cara kerja, prosedur kerja dan sistem kerja (work methods, procedure and
 systems)
 4. Pentingnya filing dari segi organisasi dan metode
 5. Pentingnya jangka waktu penyimpanan data dan dokumen (record retention and
 schedule)
 6. Pentingnya formulir dari segi organisasi dan metode
 7. Pendayagunaan mesin kantor (office machine)
 8. Pendayagunaan perabotan dan peralatan kantor (office equipment)
 9. Pentingnya tata ruang kantor dan perencanaan penyusunan ruang kerja (ofiice
 layout and space planning)
 10. Pentingnya penulisan laporan dalam organisasi dan metode
 11. Pentingnya buku pedoman kerja
 12. Pentingnya organisasi dan metode anggaran belanja
 13. Analisis kepegawaian
 14. Pentingnya penyederhanaan kerja
 15. Organisasi unit dalam organisasi dan metode
 16. Kesimpulan akhir (final conclusion)
 Sesuai dengan perinsip perinsip dalam organisasi dan metode maka
 pembahasan dalam bidang bidang tersebut akan dititik beratkan pada pembahasan
 tentang sistem, prosedur dan tata cara kerjanya dalam kaitannya dengan asas
 efisiensi. Oleh karena itu adanya sistem, prosedur dan tata cara kerja yang tepat
 akan memungkinkan pelaksanaan fungsi fungsi manajemen yang dilakukan top
 manajer juga tepat dan efisien dalam pemakaian sumber sumber daya (alam,
 manusia) maupun penggunaan waktu yang tersedia

Membuat kerangka hubungan timbal balik antara : a. Manajemen dan Organisasi b. Manajemen dan Tata Kerja c. Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Pengertian dari Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Manajemen merupakan suatu proses kegiatan dan pemberdayaan sumber-sumber yang ada dengan menggunakan cara-cara pemikiran yang ilimiah maupun praktis yang merupakan faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia yang efektif dan efesien.
Organisasi merupakan wadah atau alat untuk pencapaian tujuan tersebut dengan mempersatukan orang-orang untuk melakukan kerjasama yang efesien.
Metode atau tata kerja merupakan cara bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang sangat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan setepat-tepatnya sebagai proses kegiatan manajemen bisa dilaksanakan dengan tepat.
a.      Hubungan timbal balik antara Manajemen dan Organisasi
Karena pada proses kegiatan ini sudah ada organisasi sebagai wadah atau tempat berkumpulnya, jadi kerjasama untuk penyelesaian kegiatan tersebut lebih efektif. Sehingga secara langsung antara manajemen dan organisasi terjadi hubungan timbal balik yang baik karena keduanya saling memerlukan, dengan adanya keduanya sehingga kejasama yang dibangun lebih efekif dalam pencapaian tujuan.

b.      Hubungan timbal balik antara Manajemen dan Tata Kerja (Metode)
Dimana suatu manajemen dengan adanya metode atau tata kerja lebih teratur karena pada proses kegiatan tersebut dapat ditangani secara bertahap dan lebih terfokus sehingga jika terjadi kejanggalan dapat lebih ditangani secara cepat dan tepat sasaran, sehingga waktu yang ada tidak terbuang dengan percuma dan tidak terjadi pemborosan. Jadi untuk mencapai tujuan dapat lebih tepat sasaran.


c.       Hubungan timbal balik antara Manajemen, Organisasi, Tata Kerja (Metode)
Jika ada organisasi, manajemen dan metodenya dilakukan dengan kerjasama yang baik, pemanfaatan sumber-sumber dan waktu yang ada dapat dilakukan secara tepat dan lebih terordinir sesuai dengan proses kegiatan yang ditetapkan maka untuk mencapai tujuan akan dapat hasil yang lebih efsien dan efektif serta lebih maksimal. Karena ketiganya jika dilakukan sesuai dengan tugasnya maka hubungan timbal balik itu akan saling menguntungkan untuk ketiganya.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilukiskanseperti di bawah ini.
a. Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar
manusia;
b. Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi
pengelompokkan kerja sama.
c. Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut
harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Manajemen, organisasi dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.

Contoh struktur organisasi di perusahaan atau kampus. Lalu deskripsikan fungsi dan metode nya!










Fungsi dari Ketua Umum :
  • Mengarahkan program dan kegiatan operasional organisasi
  • Membina keutuhan organisasi dan mendorong kemajuan organisasi melalui hubungan dan komunikasi antar anggota organisasi
  • Membangun citra organisasi agar selalu baik dan lebih baik

Fungsi dari Wakil Ketua Umum :
  • Membantu mengarahkan program kepada anggota agar dapat lebih mengerti
  • Membantu ketua dan bertanggungjawab kepada ketua apabila dalam pengambilan keputusan ketua tidak ada. Wakil ketua dapat menggantikan ketua dalam pengambil suatu keputusan
  • Memimpin rapat – rapat atas kesepakatan ketua, serta meminta masukan kepada ketua sebelum mengambil keputusan
  • Wakil ketua tidak mempunyai kewenangan sebelum ada keputusan ketua, namun dalam segala sesuatu yang bersifat darurat wakil ketua berhak untuk mengambil kebijakan yang selayaknya.

Fungsi dari Sekretaris 1 :
  • Membuat surat undangan rapat
  • Membuat surat permohonan bantuan dana (proposal)
  • Mencatat hasil – hasil keputusan rapat dengan anggota, termasuk semua usulan, kritik dan saran
  • Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan Kegiatan kepanitiaan dan laporan keuangan, atas pelaksanaan kegiatan
  • Mengarsip surat masuk atau keluar
  • Mengetahui dan mencatat nomor surat masuk dan keluar

Fungsi dari Sekretaris 2 :
  • Membantu Sekertaris 1 dalam menyusun dan menata tugas-tugas sekertaris.
  • Menjaga dan Merawat Fasilitas Perhimpunan.
  • Menggantikan untuk mencatat pada rapat dengan anggota apabila Sekretaris 1 tidak dapat hadir.

Fungsi dari Bendahara 1 :
  • Menyimpan dan mengeluarkan uang kepanitiaan
  • Membukukan segala pengeluaran dan menerima dan mencatat tanggal uang masuk beserta sumber dan jumlah dana
  • Mengeluarkan uang serta mencatat jumlah (banyaknya uang), tanggal, penerima, serta kegunaan uang tersebut
  • Menyediakan nota (kwitansi) uang masuk dan meminta nota pembelian atas kegunaan dana
  • Membuat laporan keuangan, dan membukukan keuangan iuran pokok, wajib maupun sumbangan sukarela anggota
  • Meminta persetujuan ketua sebelum mengeluarkan uang, dan dapat berkoordinasi dengan anggota

Fungsi dari Bendahara 2 :
  • Menjalin hubungan yang baik dengan Bendahara 1 dalam melaksanakan tugas Kepanitiaan
  • Membantu mencatat segala pengeluaran dan penerimaan, serta mencatat tanggal uang masuk disertakan dengan sumber dan jumlah dana.
  • Menggantikan Bendahara 1 dalam membuat laporan keuangan apabila saat mengeluarkan uang Bendahara 1 tidak dapat hadir.
  • Mendata aktifa Tetap sebagai kekayaan-kekayaan kepanitiaan.
  • Bersama ketua Panitia mencari jalan keluar dalam hal ini mencari dana kepanitiaan.

Fungsi dari Devisi Akademik :
  • Mampu untuk mengkaji dan menganalisis permasalahan serta isu-isu sosial, politik, ekonomi, ilmu komunikasi, dan teknologi baik dalam skala kampus Universitas Gunadarma, regional, nasional maupun internasional.
  • Meningkatkan peran dan partisipasi aktif dari akademika.


Fungsi dari Devisi Sosial & Budaya
  • Mengembangkan, memberdayakan dan melakukan pendampingan mahasiswa
  • Melakukan penggalangan dan distribusi bantuan sosial dan kemanusiaan
  • Menumbuhkembangkan budaya menulis di Universitas Gunadarma

Fungsi dari Devisi Litbang :
  • Membuat acara non akademik seperti olahraga futsal,volley,basket

Fungsi dari Devisi Kesenian dan Olahraga
  • Membuat acara lomba seni dan olahraga untuk mahasiswa Universitas Gunadarma dan antar Universitas lain.
  • Mengembangkan kesenian didalam Universitas Gunadarma

Fungsi dari Devisi Humas :

  • Membangun dan menjaga citra positif BEM FIKTI Universitas Gunadarma baik di Internal kampus maupun eksternal.
  • Membangun dan memelihara hubungan baik dengan seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan, Komunitas, Birokrat kampus, Karyawan, dan elemen terkait lainnya di dalam maupun luar kampus.